Contohdari benda bersama adalah kolam renang, taman, lapangan bermain, dan bagian lain yang tidak dalam kesatuan fungsi dengan rumah susun. Namun, Pasal 25 ayat (2) UU Rusun menjelaskan bahwa suatu benda bersama dapat menjadi bagian bersama jika benda tersebut dibangun sebagai bagian bangunan rumah susun. Terdapat kemiripan antara definisi
CaraMengatasi USB Android Tidak Terdeteksi - Fungsi USB pada android sangatlah vital. Mungkin anda termasuk pengguna smartphone yang cukup sering melakukan transfer data dari android ke PC. Sebenarnya selain menggunakan kabel USB, anda bisa mentransfer file menggunakan Wifi.Namun sedikit repot karena perlu setting dibeberapa bagian..
KerisIndonesia telah terdaftar di UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia Non-Bendawi Manusia sejak tahun 2005. Bagian-bagian Keris. Keris atau dhuwung terdiri dari tiga bagian utama, yaitu bilah (wilah atau daun keris), ganja (penopang), dan hulu keris (ukiran, pegangan keris). Bagian yang harus ada adalah bilah.
Petirmengandung tegangan listrik yang sangat besar. Jika tidak dikendalikan dengan baik, sambaran petir bisa mengancam nyawa manusia dan merusak lingkungan. Grounding adalah bagian penangkal yang berada di dalam tanah. Pembuatan dan penempatan grounding tidak boleh berada terlalu dekat dengan bangunan rumah. 4. Pemasangan Penangkal Petir
Sperma Sperma memiliki tiga bagian utama: Kepala sperma mengandung inti. Inti memegang DNA dari sel. Kepala juga mengandung enzim yang membantu sperma memecah melalui membran sel telur. Bagian tengah sperma (midpiece) dikemas dengan mitokondria. Mitokondria adalah organel dalam sel yang menghasilkan energi.
Intinyaadalah memakai tabir surya yang cukup saat kamu membiarkan kulitmu terekspos sinar matahari langsung. Telinga bagian dalam Walau terlihat bagus pada awalnya, namun tato di bagian telinga bagian dalam tidak bertahan lama karena bagian ini tidak mampu menyerap tinta dengan baik sehingga garis tato akan cepat pudar. Garis lipatan
Padabagian punggung, terdapat tulang belakang anak yang masih belum sempurna perkembangannya. Sehingga, memukul bagian punggung anak rawan terkena masalah karena banyak saraf penting di dalamnya. Oleh karena itu, hindari memukul bagian punggung anak ya Ma! Itulah beberapa bagian tubuh anak yang tidak boleh dipukul. Cobalah berpikir kembali
xxNm2JE. Jenis-jenis otot Sistem otot manusia berdasarkan jenisnya Otot merupakan salah satu dari empat jaringan terpenting di dalam tubuh. Jaringan ini terbuat dari sel-sel khusus yang disebut dengan serabut. Jaringan otot terbagi ke dalam tiga jenis yang berbeda. Jenis-jenis jaringan otot ini di antaranya adalah Otot polos smooth muscle Otot polos dapat ditemukan di dinding organ dalam seperti pembuluh darah, saluran pencernaan, saluran pernapasan, kandung kemih, hingga rahim. Tak hanya itu, otot polos juga dapat ditemukan pada mata. Pada organ yang digunakan untuk melihat ini, otot polos berfungsi untuk mengubah ukuran iris atau selaput pelangi dan mengubah bentuk lensa mata. Otot polos pada kulit juga dapat menyebabkan bulu kuduk berdiri saat menghadapi cuaca dingin atau rasa takut yang menghampiri. Namun, pada sistem otot manusia, mekanisme kerja otot polos ini dikendalikan oleh sistem saraf otomatis. Artinya, otot ini bisa bergerak dan dikendalikan oleh alam bawah sadar otak, tanpa perlu Anda kendalikan dengan pikiran sadar. Meski keberadaannya tidak Anda sadari, otot polos terus bekerja di dalam tubuh. Fungsi otot polos beraneka ragam, tergantung letak dan posisinya di dalam tubuh. Sebagai contoh, mekanisme gerak otot polos pada sistem pencernaan, seperti berkontraksi dan relaksasi secara bergantian, membantu makanan masuk ke dalam tubuh saat proses pencernaan terjadi. Ciri-ciri dari otot polos adalah berbentuk gelendong atau memiliki poros dengan satu inti pusat. Mekanisme kontraksi otot ini adalah berkontraksi perlahan dan berirama. Otot jantung heart muscle Berbeda dengan otot polos yang dapat ditemukan di beberapa lokasi di dalam tubuh, otot jantung hanya terdapat pada dinding jantung dan dikontrol oleh sistem saraf otomatis. Sel otot jantung memiliki garis-garis terang dan gelap yang disebut lurik. Susunan serat protein di dalam sel menyebabkan pita terang dan gelap ini. Sel otot jantung berbentuk silindris memanjang, dengan satu inti sel di tengah. Kontraksi dari otot jantung umumnya dikendalikan oleh alam bawah sadar, tapi cukup kuat, dan memiliki irama. Saat otot jantung berkontraksi, darah akan dipompa keluar, sementara saat otot jantung relaksasi, darah akan kembali masuk ke jantung setelah bersirkulasi ke seluruh tubuh. Otot rangka skeletal muscle Otot rangka merupakan bagian dari sistem otot yang memiliki kaitan erat dengan sistem muskuloskeletal. Pengertian dari otot rangka adalah jaringan otot yang melekat pada tulang manusia. Otot rangka menjadi satu-satunya jaringan otot yang bisa dikendalikan secara sadar. Pada sistem otot manusia, otot rangka menjadi salah satu yang terpenting karena lokasinya yang berada pada seluruh bagian tubuh. Fungsi otot rangka adalah berkontraksi untuk menggerakkan bagian-bagian tubuh lebih dekat ke tulang yang melekat pada otot. Sebagian besar otot rangka melekat pada dua tulang di sepanjang sendi, sehingga otot berfungsi untuk menggerakkan bagian-bagian tulang lebih dekat satu sama lain. Otot rangka tidak hanya berfungsi untuk menghasilkan gerakan, tapi juga menghentikannya. Selain itu, otot rangka juga dapat mencegah pergerakan tulang dan sendi yang berlebihan. Tujuannya untuk menjaga stabilitas tulang dan mencegah terjadinya kerusakan pada struktur tulang itu sendiri. Jaringan otot ini juga membantu Anda untuk bisa mengendalikan secara sadar fungsi-fungsi tertentu di dalam tubuh, seperti mengunyah dan buang kecil maupun besar. Fungsi dari otot rangka ini juga untuk melindungi organ dalam, khususnya yang berlokasi di area perut, serta membantu menopang berat dari organ-organ tersebut. Sel otot rangka sama dengan sel otot jantung yaitu memiliki lurik. Namun, sel otot rangka berbentuk silindris bercabang dan memiliki inti sel banyak di setiap seratnya. Fungsi otot Fungsi sistem otot manusia Setiap jenis otot yang terdapat dalam sistem otot manusia memiliki fungsinya masing-masing. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari sistem otot di dalam tubuh. Melakukan gerakan tubuh Otot rangka bertanggung jawab atas gerakan yang Anda lakukan. Otot rangka melekat pada tulang Anda dan sebagian dikendalikan oleh sistem saraf pusat SSP. Otot rangka digunakan kapan pun Anda bergerak. Otot mengikuti arah gerakan yang Anda inginkan, bersama-sama dengan tulang dan tendon. Mengatur postur tubuh Otot rangka juga mengatur postur tubuh Anda. Kelenturan dan kekuatan adalah kunci untuk mempertahankan postur yang tepat. Otot-otot leher kaku, otot punggung yang lemah, atau otot-otot pinggul yang kaku dapat merusak keselarasan Anda. Postur yang buruk dapat memengaruhi bagian tubuh Anda dan menyebabkan nyeri sendi dan otot yang melemah. Menjaga keseimbangan Otot rangka membantu melindungi tulang belakang dan membantu Anda menjaga keseimbangan. Dalam sistem otot ada yang disebut dengan otot inti, yang termasuk otot perut, otot punggung, dan otot panggul. Semakin kuat otot inti Anda, maka semakin baik pula keseimbangan tubuh Anda. Mendukung peredaran darah manusia Pada sistem otot manusia, otot jantung dan otot polos yang keberadaannya tidak disadari berfungsi membantu jantung berdetak dan aliran darah mengalir ke seluruh tubuh. Hal ini biasanya ditandai dengan adanya impuls listrik. Otot jantung ditemukan di dinding jantung. Ini dikendalikan oleh sistem saraf otonom yang bertanggung jawab untuk sebagian besar fungsi tubuh. Pembuluh darah Anda terdiri dari otot polos, dan juga dikendalikan oleh sistem saraf otonom. Membantu proses pernapasan Diafragma adalah otot utama yang bekerja selama pernapasan. Saat Anda bernapas lebih berat, seperti saat sedang berolahraga, diafragma memerlukan bantuan dari otot lain, seperti otot perut, otot leher, dan otot punggung. Mendukung proses pencernaan Sistem otot manusia juga berfungsi dalam membantu proses pencernaan. Ya, saat tubuh mencerna makanan, prosesnya dikendalikan oleh otot-otot polos yang ditemukan di saluran pencernaan. Otot polos Anda melemas dan menegang saat makanan melewati tubuh selama proses pencernaan berlangsung. Otot-otot ini juga membantu mendorong makanan keluar dari tubuh Anda melalui buang air besar, atau muntah ketika sakit. Mendorong bayi saat proses persalinan Otot polos juga ditemukan di rahim. Selama kehamilan, otot-otot ini membesar dan meregang saat janin tubuh di dalam rahim. Saat proses melahirkan, otot polos di rahim berkontraksi dan relaksasi untuk membantu mendorong bayi melewati vagina. Kelompok otot Pengelompokan otot rangka Untuk lebih memahami sistem otot rangka, Anda bisa mempelajarinya melalui pengelompokan otot-otot tersebut seperti berikut ini 1. Otot kepala dan leher Menurut SEER Training Modules dari National Cancer Institute, sistem otot rangka juga mencakup otot yang ada pada wajah. Otot ini membuat manusia dapat menunjukkan berbagai ekspresi, mulai dari ekspresi terkejut, jijik, marah, takut, dan berbagai ekspresi lainnya. Ekspresi manusia termasuk salah satu elemen penting dalam komunikasi non-verbal. Otot rangka yang terdapat pada bagian wajah termasuk frontalis, orbicularis oris, laris oculi, buccinator, dan zygomaticus. Sementara itu, ada empat pasang otot rangka yang bertugas dalam proses mengunyah makanan. Otot-otot yang tergolong ke dalam otot-otot paling kuat di seluruh tubuh ini terhubung pada rahang bagian bawah Anda. Dua di antara otot-otot tersebut adalah temporalis dan masseter. 2. Otot batang tubuh Sementara itu, otot batang tubuh termasuk otot-otot yang dapat menggerakkan tulang belakang, otot yang membentuk dinding abdomen, dan otot yang melindungi panggul. Otot yang tergabung dalam otot rangka di bagian batang tubuh adalah kelompok otot erector spinae yang terletak di sisi-sisi tulang punggung ini bertugas untuk membantu tubuh mempertahankan posisi tegak saat sedang berdiri maupun duduk. Lalu, otot yang tergabung dalam sistem otot rangka pada bagian batang tubuh berikutnya adalah otot pada dinding toraks atau dada yang terlibat dalam proses pernapasan. Otot ini terletak pada rongga di antara tulang rusuk. Otot tersebut berkontraksi saat Anda menghembuskan napas. 3. Otot ekstremitas atas Sistem otot rangka di bagian otot ekstremitas atas mencakup otot yang melekatkan tulang belikat ke dada dan menggerakkan tulang belikat, yang melekatkan tulang lengan atas ke tulang belikat dan menggerakkan lengan, serta otot yang terletak di lengan bagian bawah yang menggerakkan telapak tangan, lengan bawah, dan pergelangan tangan. Otot-otot yang termasuk ke dalam ekstremitas atas adalah triceps brachii, biceps brachii, brachialis, dan brachioradialis. 4. Otot ekstremitas bawah Sementara itu, otot yang tergolong ke dalam otot rangka bagian ekstremitas bawah adalah otot yang menggerakkan paha. Lalu, otot-otot gluteus yang fungsi utamanya untuk menggerakkan pinggul. Namun, otot-otot ini menjulur ke arah paha. Ada pula otot yang berfungsi menggerakkan kaki. Sebagai contoh, otot ekstensor besar tungkai quadriceps femoris yang dapat meluruskan kaki di bagian lutut. Lalu otot harmstring, yaitu otot besar yang memanjang dari pinggul hingga bagian bawah lutut, juga bagian dari sistem otot rangka di bagian otot ekstremitas bawah. Gangguan pada sistem otot Gangguan atau penyakit pada sistem otot manusia Sama halnya dengan sistem rangka dan sendi manusia, ada beberapa gangguan atau masalah sistem otot yang perlu Anda ketahui dan waspadai. Berikut ini adalah beberapa kelainan, masalah, dan penyakit yang berkaitan dengan sistem otot manusia, di antaranya 1. Myalgia Myalgia atau nyeri otot merupakan salah satu masalah pada sistem otot yang cukup sering dialami. Bahkan, bisa jadi, semua orang pernah mengalami kondisi yang satu ini. Penyebab nyeri otot bisa beraneka ragam, tapi umumnya kondisi ini disebabkan oleh cedera otot atau penggunaan otot secara berlebihan. Selain itu, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh berbagai penyakit yang juga berkaitan dengan sistem otot manusia, misalnya fibromyalgia. Oleh sebab itu, penting hukumnya untuk selalu menjaga kesehatan otot agar tidak mudah mengalaminya. 2. Kram otot Masalah pada sistem otot yang satu ini terjadi saat otot berkontraksi cukup kuat dan membuat otot kencang secara mendadak. Kondisi yang mungkin berlangsung selama beberapa menit ini dapat menimbulkan rasa sakit. Umumnya, kram otot terjadi di bagian kaki. Meski cenderung tidak berbahaya, saat mengalaminya, Anda tidak bisa menggunakan maupun menggerakkan otot yang sedang mengalami kram. 3. Distrofi otot Gangguan pada sistem otot berikutnya adalah kerusakan otot yang terjadi akibat kelainan bawaan lahir yang umumnya bersifat turun-temurun. Distrofi otot ini merupakan kumpulan dari penyakit-penyakit yang menyerang otot. Kondisi ini disebabkan oleh kurangnya protein distrofin, yaitu protein yang dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu otot berfungsi secara normal. 4. Atrofi otot Masalah kesehatan lain yang menyerang sistem otot manusia adalah atrofi otot. Umumnya, kondisi ini terjadi saat otot menyusut karena terlalu lama tak digunakan. Namun, beberapa hal lain juga mungkin menjadi penyebab dari atrofi otot, seperti proses penuaan, malnutrisi, penggunaan obat-obatan, hingga kondisi kesehatan lain. 5. Kelumpuhan Masalah kesehatan yang satu ini menyebabkan pasien kehilangan kekuatan dan kontrol terhadap sebagian otot di dalam tubuhnya. Kondisi ini bisa terpusat hanya di satu area tubuh saja, misalnya hanya di wajah, di kaki, atau di tangan. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa kondisi ini juga dialami di beberapa bagian tubuh secara bersamaan. Kelumpuhan ini dibedakan ke dalam beberapa jenis Paresis kelumpuhan parsial, dimana pasien masih bisa mengontrol beberapa ototnya. Paraplegia kelumpuhan yang menyerang otot di kedua kaki dan tubuh bagian bawah. Quadriplegia kelumpuhan yang menyerang otot di kedua tangan, kedua kaki, dan terkadang dari leher ke bawah. Hemiplegia kelumpuhan yang menyerang otot-otot di salah satu sisi tubuh saja.
Abstrak adalah – Dalam membuat karya tulis ilmiah, seperti skripsi, tesis, makalah membutuhkan suatu bagian penting yang dinamakan dengan abstrak. Bagian abstrak ini biasanya terletak di awal karya tulis ilmiah tersebut. Secara mudahnya, abstrak adalah suatu ringkasan isi karya tulis ilmiah dengan singkat dan juga padat. Dalam sebuah abstrak biasanya memiliki total kata sebanyak 250 hingga 400 kata. Ada beberapa hal penting yang ada di dalam sebuah abstrak seperti pokok masalah, tujuan, metode, data, hingga kesimpulan dalam bentuk paragraf. Seperti yang dijelaskan sebelumnya jika abstrak adalah suatu bagian penting dalam sebuah karya tulis ilmiah. Oleh karena itu, biasanya abstrak kerap dijadikan bagian pertama yang akan dicari oleh para penguji atau pembaca karya tulis ilmiah tersebut. Proses penulisan abstrak sendiri akan dimulai ketika penelitian yang dilangsungkan telah selesai. Hal ini karena pada dasarnya abstrak merupakan isi ringkasan dari keseluruhan penelitian. Ada banyak hal penting dalam abstrak yang bisa kalian ketahui lebih dalam hanya dengan membaca seluruh penjelasan yang ada di dalam artikel ini. Jadi, simak artikel ini, Grameds. Pengertian AbstrakPengertian Abstrak Menurut Beberapa AhliFrederick Wilfrid LancasterClarence W RowleyInternational Standard Organization ISOTujuan Adanya Abstrak pada Sebuah Karya Tulis IlmiahJenis-jenis AbstrakAbstrak IndikatifAbstrak InformatifAbstrak Kritis Critical AbstrakAbstrak DeskriptifAbstrak Sorot Highlight AbstrakCiri-ciri AbstrakStruktur Penulisan AbstrakTahapan Penulisan Abstrak1. Tuliskan Latar Belakang Penelitian2. Jelaskan Metode Penelitian yang Dipakai3. Berikan Penjelasan Tentang Hasil Penelitian4. Berikan Kesimpulan5. Masukkan Kata KunciKesimpulanBuku Terkait Sejarah IndonesiaMateri Terkait Sejarah Indonesia Sebelumnya telah dijelaskan secara singkat apa itu abstrak. Namun, dalam poin ini akan dijelaskan lebih dalam lagi mengenai pengertian dari abstrak. Abstrak adalah suatu komponen penting dalam sebuah karya tulis ilmiah. Keberadaan abstrak selalu terletak di halaman pertama karya tulis ilmiah. Isi dari abstrak adalah rangkuman dari penelitian yang telah dilakukan oleh pihak yang bersangkutan. Bisa dibilang abstrak adalah suatu komponen yang bisa memberikan gambaran secara garis besar tentang suatu penelitian yang ada di dalam karya tulis ilmiah tersebut kepada para penguji atau kepada para pembaca. Abstrak akan ditulis secara ringkas, akurat, mudah dibaca, jelas, dan juga padat. Karena itulah jumlah total kata dalam abstrak yang ada pada karya tulis ilmiah biasanya sekitar 250 hingga 400 total kata. Pengertian Abstrak Menurut Beberapa Ahli Setelah mengetahui pengertian abstrak secara umum. Ternyata ada beberapa ahli yang menjelaskan tentang pengertian dari abstrak dalam sebuah karya tulis ilmiah. Berikut ini merupakan penjelasan mengenai pengertian abstrak dari beberapa ahli. Frederick Wilfrid Lancaster Frederick Wilfrid Lancaster menjelaskan jika abstrak dalam sebuah karya ilmiah adalah suatu representasi yang tak hanya ringkas namun juga begitu akurat terhadap isi karya tulis ilmiah tersebut. Meski pada proses penulisan abstrak menggunakan berbagai macam kalimat yang ada di dalam karya tulis ilmiah. Namun, abstrak adalah sepenggal teks yang diciptakan oleh penulisnya. Meski begitu, perlu diketahui juga jika abstrak juga bukan suatu kutipan langsung dari penulisnya. Clarence W Rowley Clarence W Rowley menjelaskan bahwa abstrak adalah serangkaian penyajian isi karya tulis ilmiah yang dibuat secara ringkas serta akurat dalam gaya yang sama dengan karya tulis ilmiah aslinya. International Standard Organization ISO International Standard Organisation ISO menjelaskan bahwa abstrak merupakan suatu bagian daripada uraian secara singkat namun juga tetap akurat, sehingga bisa mewakili isi suatu karya tulis ilmiah tanpa perlu diberikan tambahan interpretasi atau kritik dan tanpa perlu melihat siapa yang membuat sari karangan tersebut. Itulah beberapa penjelasan tentang pengertian abstrak menurut para ahli. Tujuan Adanya Abstrak pada Sebuah Karya Tulis Ilmiah Sumber Pixabay Adanya abstrak dalam suatu karya tulis ilmiah tentunya juga bukan tanpa alasan. Ada beberapa tujuan yang menjadikan abstrak harus ada di dalam karya tulis ilmiah. Nah mungkin kalian belum begitu tahu apa saja tujuan dari adanya abstrak dalam sebuah karya tulis ilmiah. Berikut merupakan beberapa tujuan dari adanya abstrak dalam sebuah karya tulis ilmiah. Tujuan pertama dari adanya abstrak adalah untuk mempermudah para pembaca mengetahui inti atau esensi yang ada di dalam sebuah karya tulis ilmiah. Adanya abstrak juga bisa menjadi pertimbangan para pembaca untuk lanjut membaca sebuah karya tulis ilmiah atau tidak. Bahkan, bagi para pembaca yang ingin mencari informasi atau menyeleksi beberapa karya tulis ilmiah, maka membaca abstrak adalah pilihan terbaik yang bisa digunakan. Abstrak juga bisa dijadikan suatu pedoman bagi para pembaca dalam membaca sebuah karya tulis ilmiah. Hal ini karena dalam abstrak terhadap rincian informasi, analisis serta argumen dari penulis karya tulis ilmiah tersebut. Adanya abstrak juga bisa mempermudah para pembaca untuk bisa mengingat poin penting yang ada di dalam suatu karya tulis ilmiah. Itulah beberapa tujuan dari adanya abstrak dalam sebuah karya tulis ilmiah. Dari penjelasan di atas bisa disimpulkan bahwa keberadaan abstrak dalam sebuah karya tulis ilmiah memanglah sangat penting. Salah satunya adalah untuk mempermudah para pembaca mencari informasi yang ada di dalam suatu karya tulis ilmiah. Jenis-jenis Abstrak Setelah mengetahui pengertian dan tujuan dari adanya abstrak dalam sebuah karya tulis ilmiah. Selanjutnya adalah penjelasan tentang jenis-jenis dari abstrak itu sendiri. Abstrak dibedakan berdasarkan fungsi dan orientasi para pembaca. Sedangkan untuk jenis dari abstrak dibedakan menjadi dua yaitu abstrak indikatif dan abstrak informatif. Nah, agar kalian semakin jelas akan jenis-jenis abstrak. Berikut adalah penjelasan selengkapnya tentang dua jenis abstrak tersebut. Abstrak Indikatif Jenis yang pertama dari abstrak adalah abstrak indikatif. Dalam abstrak indikatif ini nantinya akan ada uraian singkat terkait dengan masalah yang terkandung di dalam laporan atau karya tulis ilmiah yang sedang dibuat. Adanya abstrak indikatif diharapkan mampu membuat para pembaca mengetahui isi informasi tanpa perlu memadatkan isi. Pada abstrak indikatif hanya perlu memberikan indikasi sasaran cakupan tulisan tersebut. Keberadaan abstrak indikatif bisanya akan dibutuhkan ketika karya tulis ilmiah yang belum sampai pada tahap penyelesaian, tetapi harus sesegera mungkin mencantumkan abstrak terlebih dahulu. Biasanya hal ini terjadi untuk kepentingan tertentu seperti symposium, seminar atau kongres. Abstrak Informatif Selanjutnya ada jenis abstrak informatif. Abstrak informatif juga bisa dibilang sebagai miniature laporan atau karya tulis ilmiah asli yang didalamnya terdapat data serta informasi secara lengkap. Dalam sebuah abstrak informatif nantinya akan ada beberapa komponen penting seperti judul, penulis, intuisi, tujuan. Metode dan analisis laporan, hasil penelitian serta informasi yang ada di dalam sebuah abstrak informatif akan disampaikan secara tuntas oleh penulis. Tentunya karena adanya hal tersebut akan mempermudah para pembaca untuk mengetahui isi keseluruhan dari karya tulis ilmiah hanya melalui abstrak informatif. Meskipun kedua jenis abstrak di atas adalah yang paling umum ditemukan saat ini. Namun, jika diulas lebih dalam lagi masih ada beberapa jenis abstrak. Berikut ini adalah beberapa jenis abstrak dalam sebuah karya tulis ilmiah. Abstrak Kritis Critical Abstrak Abstrak kritis adalah suatu abstrak yang bisa memberikan gambaran temuan serta informasi utama dan juga komentar tentang validitas, reliability atau kelengkapan studio. Peneliti akan melakukan evaluasi makalah dan sering membandingkan dengan karya tulis ilmiah lainnya pada subjek yang sama. Biasanya pembuatan abstrak kritis akan memiliki panjang kata sebanyak 400 hingga 500 kata. Hal ini karena adanya komentar interpretative tambahan dalam abstrak kritis. Namun, untuk jenis abstrak ini memang jarang sekali digunakan. Abstrak Deskriptif Berikutnya ada abstrak deskriptif yang mana jenis abstrak ini akan memberikan informasi yang ditemukan pada sebuah karya tulis ilmiah. Selain itu, abstrak deskriptif juga tidak membuat suatu penilaian tentang pekerjaan dan juga tidak memberikan hasil maupun kesimpulan dalam suatu penelitian yang ada. Secara mudahnya abstrak deskriptif hanya akan memberikan gambaran penelitian dalam bentuk rangkuman. Beberapa peneliti membuat anggapan jika abstrak jenis ini sebagai garis besar pekerjaan bukan sebagai suatu ringkasan. Seperti yang dijelaskan sebelumnya jika abstrak deskriptif adalah suatu ringkasan tentu bentuknya juga sangat pendek sekitar 100 kata atau kurang. Abstrak Sorot Highlight Abstrak Lalu ada juga abstrak sorot atau highlight. Jenis abstrak sorot atau highlight ini biasanya secara khusus dibuat hanya untuk menarik perhatian para pembaca pada suatu penelitian yang telah dilakukan. Dalam abstrak sorot ini tidak ada suatu kepura-puraan yang dibuat. Hal Ini karena ada gambar kertas yang seimbang atau lengkap dan pada kenyataannya. Adanya komentar yang tidak lengkap dan terkemuka juga bisa digunakan sebagai pemicu minat pembaca. Lalu, abstrak jenis ini tidak bisa berdiri dengan bebas dari karya tulis ilmiah yang terkait. Hal ini menjadikan abstrak jenis ini jarang sekali digunakan dalam penulisan akademik. Itulah penjelasan mengenai jenis-jenis dari abstrak. Setiap abstrak selalu memiliki fungsinya sendiri-sendiri. Tentunya kalian bisa membuat abstrak sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Ciri-ciri Abstrak Meski abstrak terletak di awal karya tulis ilmiah dan mudah ditemukan. Namun, sebenarnya abstrak juga memiliki beberapa ciri lho. Beberapa ciri yang ada di dalam abstrak adalah seperti yang dijelaskan di bawah ini. Abstrak merupakan suatu uraian ringkas, cermat dan juga menyeluruh yang bisa digunakan untuk mewakili secara keseluruhan terhadap isi judul. Abstrak dapat berdiri sendiri sebagai satu kesatuan yang utuh dan hal ini menjadikan abstrak dapat dimuat di dalam suatu majalah khusus abstrak. Keberadaan abstrak biasanya akan diletakkan pada awal sebagai media penyedia informasi dari karya tulis ilmiah yang dibuat. Tidak memiliki komentar dari pembuatnya, itu artinya abstrak hanya memiliki isi apa yang telah dijelaskan dalam karya tulis ilmiah. Karena abstrak merupakan suatu ringkasan, maka jumlah kata yang digunakan juga terbilang sedikit umumnya sekitar 250 hingga 400 kata atau kurang. Dalam penyajiannya, abstrak tidak memiliki paragraf penggantian. Dalam proses pembuatan abstrak, sebaiknya gunakan huruf yang berbeda ukurannya dengan ukuran yang ada di dalam isi karya tulis ilmiah. Abstrak biasanya juga menggunakan kalimat pasif. Abstrak tidak memiliki kandungan kepustakaan, singkatan, ilustrasi, grafik maupun tabel. Di bawah bagian abstrak biasanya akan ada kata kunci yang digunakan. Mulai dari tiga hingga 10 kata digunakan untuk mengindeks karya ilmiah. Struktur Penulisan Abstrak Sumber Pixabay Meski abstrak hanya memiliki jumlah kata yang relatif sedikit. Namun, di dalam abstrak juga terdapat beberapa struktur penting. Beberapa struktur yang ada di dalam struktur abstrak adalah sebagai berikut ini. Informasi umum tentang penelitian yang telah dilakukan. Tujuan penelitian yang telah dilakukan. Alasan dilaksanakannya penelitian tersebut. Metode penelitian yang digunakan. Temuan dari adanya penelitian tersebut. Kata kunci yang terdiri dari tiga kata atau gabungan kata. Itulah struktur-struktur yang ada di dalam sebuah abstrak karya tulis ilmiah. Setiap struktur tersebut harus ada dalam pembuatan abstrak agar karya ilmiah mudah dipahami dan semakin banyak orang yang ingin membaca karya ilmiah tersebut. Tahapan Penulisan Abstrak Setelah mengetahui struktur yang ada di dalam proses penulisan abstrak. Maka berikutnya adalah mengetahui tahapan dalam proses penulisan abstrak. Ada sekitar lima tahapan yang perlu dilakukan agar abstrak yang ditulis bisa lebih baik dan mempermudah para pembaca mengerti maksud dari abstrak tersebut. Nah, berikut ini adalah beberapa tahapan yang diperlukan dalam penulisan abstrak karya tulis ilmiah. 1. Tuliskan Latar Belakang Penelitian Dalam proses penulisan abstrak suatu karya tulis ilmiah, kalian bisa memaparkan latar belakang penelitian tersebut. Berikan argumen yang bisa melandasi kenapa kalian melakukan penelitian tersebut. Jangan lupa untuk mengajarkan tentang topik/isu/masalah yang akan diangkat dalam penelitian tersebut. Berikan juga penjelasan mengapa kalian memilih topik tersebut. Kamu juga bisa menjelaskan tentang hal unik yang ada di dalam penelitian tersebut, sehingga penelitian dan penulisan karya tulis ilmiah yang kalian buat memang benar-benar perlu dilakukan dan patut untuk dikerjakan. Pada bagian ini nantinya para pembaca bisa mendapatkan gambaran tentang alasan penulis melakukan suatu penulisan yang ditulis dalam karya tulis ilmiah tersebut. 2. Jelaskan Metode Penelitian yang Dipakai Metode dalam suatu karya tulis ilmiah adalah salah satu kewajiban yang harus ada. Tanpa adanya metode penelitian, suatu karya tulis yang sedang dibuat tidak akan memiliki landasan yang kuat serta data dapat dipatahkan dengan mudah oleh para peneliti. Metode penelitian bisa diartikan sebagai alat peneliti yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang telah diangkat dalam suatu penelitian. Metode tersebut harus dimasukkan di dalam bagian abstrak karya tulis ilmiah agar para pembaca lebih mudah memiliki gambaran bagaimana penulis melakukan penelitian tersebut. Adanya metode penelitian yang dituliskan dalam bagian abstrak karya tulis ilmiah bisa membuat para pembaca mendapatkan penjelasan mengenai cara penulis melakukan pengolahan data penelitian. Karena hal tersebut proses pengolahan data memang bisa lebih dipertanggungjawabkan. 3. Berikan Penjelasan Tentang Hasil Penelitian Setelah latar belakang dan metode penelitian sudah dituliskan pada bagian abstrak karya tulis ilmiah. Kalian bisa menjelaskan tentang penjelasan hasil penelitian yang didapatkan. Pada proses penulisan hasil dan temuan pada penelitian yang telah dilakukan nantinya akan ditulis secara ringkas agar para pembaca bisa lebih mudah untuk mengetahui apa saja yang didapatkan dari adanya penelitian tersebut. Lalu, jangan lupa untuk memberikan informasi penting dari hasil penelitian yang telah didapatkan. 4. Berikan Kesimpulan Kesimpulan adalah suatu bagian yang tidak boleh terlewatkan dalam proses penulisan karya tulis ilmiah. Dalam bagian kesimpulan ini akan ada interpretasi penulis tentang penelitian yang telah dilakukan. Setelah selesai mencari data, mengolah data dan melakukan analisa data serta menemukan hasil dari penelitian yang dilakukan. Lalu, bagaimana pandangan penulis dari semua proses yang telah dilakukan tersebut? Pandangan tersebut bisa dituliskan pada bagian kesimpulan dan ada bagian kesimpulan ini nantinya juga akan ditulis lebih ringkas daripada bagian abstrak. 5. Masukkan Kata Kunci Terakhir adalah menuliskan kata kunci yang dibutuhkan. Kata kunci juga menjadikan bagian abstrak tampak berbeda dengan bagian lain yang ada di dalam suatu karya tulis ilmiah. Nantinya kata kunci tersebut akan dituliskan pada bagian akhir paragraf abstrak. Proses pembuatan kata kunci tersebut bisa diambil dari poin-poin penting yang terdapat pada judul penelitian. Adanya kata kunci juga akan bisa membuat penelitian secara online. Nah, itulah beberapa tahapan yang bisa kalian terapkan dalam proses penulisan abstrak dalam karya tulis ilmiah. Kesimpulan Dalam membuat abstrak kalian juga harus memperhatikan penulisan abstrak seperti jumlah kata dan jarak antar kata yang digunakan. Sebab, penulisan abstrak memang berbeda dari bagian lainnya yang bisa menggunakan jumlah kata banyak. Pada penulisan abstrak biasanya akan ditulis secara singkat dan hanya membutuhkan sekitar 200 hingga 400 jumlah total kata. Lalu, untuk jarak yang digunakan dalam penulisan abstrak biasanya 1 satu atau single spacing. Jika memang dalam penulisan abstrak terdapat kata dengan penulisan bahasa Inggris, makna kata dalam bahasa Inggris tersebut harus ditulis miring. Perlu diketahui juga jika penulisan bagian abstrak dalam karya tulis ilmiah di Indonesia biasanya akan menggunakan dua versi yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Demikian pembahasan tentang abstrak adalah yang bisa kamu jadikan sebagai panduan dalam membuat abstrak pada karya ilmiah. Selain itu, jika ingin mengetahui lebih banyak tentang karya ilmiah, maka kamu bisa mencari buku karya ilmiah di Bersama Gramedia jadikan hidupmu LebihDenganMembaca Penulis Hendrik Baca juga ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
Tak ingin mengalami gangguan kesehatan? Jangan sentuh bagian tubuh ini sembarangan, apalagi dengan kondisi tangan yang Jakarta Gangguan kesehatan tak melulu datang dari luar. Keadaan tersebut juga bisa terjadi akibat ulah Anda sendiri, apalagi jika Anda adalah tipe orang yang hobi menyentuh bagian tubuh tertentu menggunakan tangan yang tangan adalah bagian tubuh yang sering digunakan kuman untuk berpindah-pindah tempat. Jika tangan tidak dicuci menggunakan sabun dan air mengalir secara berkala, lantas Anda menyentuh setiap bagian tubuh semena-mena, bukan tidak mungkin yang akan terjadi kemudian adalah penyakit tentu tak ingin mengalami hal tersebut, bukan? Jika memang demikian, sebaiknya jangan sentuh bagian tubuh ini sembarangan, apalagi dengan kondisi tangan yang kotor1. WajahIni adalah bagian tubuh yang sebaiknya tidak disentuh sembarangan, apalagi dengan kondisi tangan yang tidak terjaga kebersihannya."Sebaiknya batasi menyentuh wajah Anda, kecuali ketika mencuci wajah atau mengaplikasikan produk kecantikan di wajah. Selebihnya, hindari memegang wajah Anda secara langsung. Ketika Anda memegang wajah tanpa mencuci tangan, kuman dan bakteri yang menempel di tangan dapat meningkatkan risiko infeksi dan timbulnya jerawat di wajah," ujar dr. Nadia Octavia dari MataMata adalah bagian tubuh yang sangat sensitif. Dengan menyentuh mata dengan tangan yang belum tentu bersih, Anda berisiko memasukkan partikel mikro kotoran secara tidak sengaja. Hal ini dapat menyebabkan iritasi, bahkan goresan pada kornea mata karena itu, Anda tidak dianjurkan untuk mengucek mata. Sebab, selain meningkatkan risiko terjadinya iritasi, mengucek juga bisa memicu munculnya kerutan dan lingkaran hitam di sekitar mata. Jika mata Anda terasa gatal, lebih baik tetesi dengan air daripada mengucek atau menyentuhnya secara TelingaTelinga memiliki bagian dalam yang halus dan sangat rentan terhadap kerusakan. Itulah sebabnya Anda harus menahan keinginan untuk menggali’ telinga dalam-dalam, meski untuk menghilangkan kotoran."Memasukkan benda apapun ke dalam lubang telinga dapat merusak dan mengiritasi lapisan kulit di bagian tersebut. Selain itu, perilaku tersebut juga berisiko mendorong kotoran telinga untuk masuk lebih dalam. Hal ini dapat menyumbat telinga Anda," ungkap dr. HidungMemasukkan jari-jari yang kotor ke dalam lubang hidung alias mengupil dapat membuat bagian tubuh tersebut disusupi oleh kuman berbahaya, yang dapat menyebabkan terjadinya MulutMelansir Reader's Digest, mulut adalah tempat bagi sekitar 34–72 jenis bakteri yang berbeda. Kebanyakan dari organisme tersebut tidak berbahaya, bahkan beberapa di antaranya membawa manfaat untuk kesehatan mulut tetapi, jika mulut Anda disentuh menggunakan tangan yang kotor, maka jumlah bakteri yang ada di bagian tubuh tersebut akan bertambah banyak dan menjadi tidak seimbang. Alhasil, terjadilah gangguan kesehatan seperti Bokong atau anusBerdasarkan penjelasan dr. Nadia, anus mengandung ragam bakteri yang dapat menyebabkan penyakit infeksi.“Setelah menyeka atau memegang bokong, sebaiknya langsung cuci tangan Anda dengan sabun dan air mengalir sebelum memegang benda atau bagian tubuh lainnya," PusarMenurut Public Library of Science, pusar adalah bagian tubuh paling kotor. Ini karena bagian tersebut menampung jumlah bakteri yang tinggi, sebagaimana dikatakan direktur laboratorium mikrobiolgi dan analisis kimia di Microban, Amerika Serikat, Glenner Richardson, MD.“Pusar tetap kotor, bahkan setelah Anda mandi. Bentuk pusar manusia memang memudahkan untuk mengumpulkan kotoran, yang bahkan dapat menyebabkan bau yang kuat,” KukuBerbagai jenis kuman dan bakteri hidup di bawah kuku kaki maupun jari. Parahnya, kuman tersebut sulit untuk bersih sepenuhnya, meski Anda telah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara berkala. Itulah sebabnya dokter dan perawat menggunakan sarung tangan saat menangani membaca penjelasan di atas, jangan lagi menyentuh bagian tubuh tersebut sembarangan, apalagi dengan kondisi tangan yang tidak benar-benar bersih. Jika memang sangat ingin menyentuhnya karena satu dan lain hal, pastikan Anda sudah terlebih dahulu mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir dengan cara yang benar.NB/ RVSREAKSI ANDA
Bahkan, beberapa memiliki septum yang bengkok, atau yang disebut dengan deviasi septum. 2. Rongga hidung Setelah udara melewati lubang hidung, udara akan memasuki cavum nasi. Cavum nasi adalah rongga dalam anatomi hidung Anda, yang juga terbagi menjadi beberapa bagian. Nasal vestibule Bagian pertama yang akan dijumpai adalah nasal vestibule, yaitu ruangan yang terletak tepat di balik hidung bagian depan. Nasal vestibule ini dilapisi oleh jaringan epitel yang memiliki bulu-bulu kasar. Bulu ini disebut juga dengan bulu hidung atau silia. Di dalam nasal vestibule ini, terdapat bulu hidung dalam jumlah yang banyak. Ketika ada partikel udara yang besar, seperti debu, pasir, bahkan serangga yang masuk ke dalam lubang hidung akan terperangkap di rambut-rambut ini. Bulu-bulu hidung berfungsi menghadang benda asing selain udara masuk lebih dalam ke rongga hidung. Konka Setelah melewati nasal vestibule dan lolos dari bulu-bulu hidung, selanjutnya udara akan masuk ke anatomi hidung yang lebih dalam melalui bagian bernama konka. Konka adalah lekukan pada rongga hidung bagian dalam dan memiliki 3 bagian, yaitu superior atas, tengah, serta inferior bawah. Di bagian hidung ini, udara akan diproses dan diubah suhunya sesuai dengan temperatur tubuh. Di sini pula saraf olfaktori atau saraf penciuman yang terletak di langit-langit konka akan mendeteksi bau dari udara yang masuk. Rangsangan bau ini yang kemudian disampaikan ke otak, hingga akhirnya otak menyimpulkan bau apa yang sedang dicium saat itu. Setelah udara melewati konka, maka udara akan diteruskan masuk ke arah nasofaring, yakni ruangan yang menghubungkan antara hidung dan rongga mulut. Selanjutnya, udara akan masuk ke dalam organ lainnya di luar rongga hidung yakni laring, trakea, hingga diproses menuju ke paru-paru. 3. Membran mukosa Seluruh bagian dalam anatomi hidung Anda dilapisi oleh jaringan tipis yang disebut dengan membran mukosa. Membran mukosa berfungsi untuk mengatur suhu udara yang masuk serta melembapkan hidung. Nah, fungsi lain dari membran mukosa adalah menghasilkan lendir yang Anda kenal dengan sebutan ingus. Fungsi dari lendir tersebut adalah menangkap benda-benda asing yang masuk ke dalam hidung. Terkadang, membran mukosa dapat bermasalah, sehingga tidak dapat melembapkan hidung dengan baik, misalnya seperti mengalami peradangan dan pembengkakan. Akibatnya, Anda bisa terkena berbagai macam gangguan hidung, mulai dari polip hidung, pilek, hingga rhinitis. 4. Sinus Sinus adalah rongga yang terletak di dekat hidung. Lubang yang mengarah ke sinus juga termasuk dalam bagian struktur rongga hidung Anda. Fungsi sinus adalah untuk meringankan beban di tulang tengkorak, berperan dalam suara manusia, serta menghasilkan lendir untuk melembapkan hidung. Ya, terdapat pula membran mukosa yang melapisi bagian dalam rongga sinus. Ketika sinus mengalami peradangan dan pembengkakan akibat infeksi, kondisi tersebut dinamakan dengan sinusitis. Fakta-fakta lain tentang anatomi hidung Anda Fungsi hidung sebagai organ pernapasan dan penciuman mungkin tak perlu lagi diperdebatkan. Namun, ada beberapa fakta lain tentang hidung yang mungkin belum pernah Anda sebelumnya. Penasaran? Berikut fakta-faktanya 1. Hidung membentuk suara Anda Anda mungkin tidak menyangka bahwa hidung juga berperan dalam membentuk suara yang keluar saat Anda berbicara atau menyanyi. Memang, suara dihasilkan oleh laring, namun hanya berupa getaran saja. Menurut Cleveland Clinic, getaran tersebut yang kemudian terpantul ke bagian anatomi hidung dan sinus, yang disebut juga dengan resonansi suara. 2. Hidung melindungi tubuh Anda Dari penjelasan sebelumnya, Anda juga menyadari bahwa bulu-bulu dan lendir di dalam hidung mencegah benda-benda asing masuk. Hal tersebut membantu agar udara yang kita hirup menjadi lebih bersih dan tidak terkontaminasi bakteri atau virus. Tak hanya menjaga kekebalan tubuh, fungsi penciuman pada anatomi hidung juga melindungi Anda dari bahaya, lho. Kita perlu indera penciuman untuk mendeteksi asap, makanan basi, dan gas beracun lainnya. Sayangnya, terkadang indera penciuman bisa terganggu akibat kondisi kesehatan tertentu, sehingga Anda harus lebih berhati-hati. Salah satu jenis gangguan penciuman tersebut dinamakan dengan anosmia, yaitu kondisi ketika hidung tidak dapat mengendus bau dengan baik. 3. Manusia dapat mendeteksi hampir satu triliun aroma berbeda Dalam anatomi hidung, terdapat sekitar 12 juta sel reseptor pada saraf penciuman Anda. Sel reseptor ini berfungsi untuk mengenali berbagai macam bau. Ketika suatu aroma masuk ke hidung, partikel-partikel ini akan masuk ke puncak konka hidung, yaitu tempat di mana saraf penciuman bersarang. Di sini, bau yang terdeteksi oleh reseptor penciuman mengaktifkan saraf untuk mengirimkan sinyal ke otak. Kombinasi dari berbagai saraf yang diaktifkan mendaftarkan setiap bau unik yang dapat kita deteksi.
Hidung adalah salah satu organ pernapasan manusia. Fungsi hidung yang paling utama adalah memungkinkan kita untuk bernapas. Tanpa organ ini, kita juga tidak bisa mencium aroma lezatnya makanan hingga mudah terserang penyakit. Anatomi hidung cukup kompleks karena berkaitan dengan organ di sekitarnya. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah penjelasan lengkap mengenai fungsi, anatomi, dan cara kerja hidung dalam proses pernapasan. Fungsi hidung dan cara kerjanya Berikut adalah beberapa fungsi penting dari hidung yang perlu Anda ketahui. Menghirup udara agar masuk ke dalam tubuh. Memaksimalkan fitur wajah. Berkontribusi pada suara saat berbicara. Menyaring dan membersihkan udara dari partikel dan alergen. Menambah indra penciuman. Menghangatkan dan melembapkan udara. Sementara itu, berikut adalah penjelasan mengenai fungsi dari bagian hidung manusia. 1. Sebagai sistem pernapasan Hidung adalah salah satu organ pernapasan manusia. Namun, tahukah Anda proses apa saja yang terjadi di dalam hidung sebelum udara masuk ke paru-paru? Hidung merupakan pintu masuk udara yang utama. Proses ini melibatkan fungsi rongga hidung dan trakea dalam mengolah udara yang masuk, seperti dilembapkan dan dihangatkan, agar lebih layak masuk ke paru-paru. 2. Sebagai sistem pertahanan tubuh Fungsi rongga hidung selanjutnya yang tidak kalah penting adalah mendukung sistem pertahanan tubuh. Di rongga hidung, udara juga melalui proses penyaringan oleh lendir di membran mukosa. Selaput lendir berfungsi menangkap debu, bakteri, maupun partikel-partikel penyebab penyakit. Selain itu, ada rambut halus silia bulu hidung yang berfungsi untuk menyaring kotoran. Dengan demikian, udara yang masuk ke dalam paru-paru adalah udara yang bersih. Itulah sebabnya, hidung dianggap penting dan berperan dalam sistem pertahanan tubuh. 3. Indra penciuman Fungsi rongga hidung lainnya adalah sebagai indra penciuman manusia. Ini juga menjadi salah satu cara tubuh dalam mendapatkan informasi. Bagian hidung ini bisa mencium wangi atau bau tertentu karena di dalamnya terdapat reseptor yang sensitif terhadap partikel bau di udara. Reseptor ini berukuran kecil, tetapi jumlahnya sangat banyak. Bahkan, terdapat sekitar sepuluh juta reseptor di dalam satu hidung. Hal ini memungkinkan otak untuk mengenali sekitar jenis bau yang berbeda. 4. Membantu pengecapan makanan Banyak orang berpikir bahwa organ yang berkaitan dengan pengecapan makanan hanyalah lidah. Padahal hidung juga memiliki peran penting agar kita bisa merasakan makanan dan minuman. Kemampuan manusia dalam mencium aroma dan merasakan makanan ternyata bekerja sama agar kita bisa merasakan kenikmatan secara maksimal. Susunan anatomi hidung manusia memang bisa dibilang cukup kompleks. Meskipun dari luar terlihat sebagai struktur yang sederhana, di dalamnya ada banyak bagian yang penting. Anatomi hidung manusia dan fungsinya Gambar anatomi hidung sebagai prgan pernapasan Dilansir dari Cleveland Clinic, hidung adalah struktur yang menonjol dari bagian tengah wajah. Apalagi, ini juga menjadi bagian dari sistem pernapasan manusia. Beberapa fungsi utama hidung adalah memungkinkan udara masuk ke dalam tubuh, menyaring kotoran, dan melembapkan udara. Bagian atau struktur hidung berada di atas langit-langit mulut. Berikut adalah adalah anatomi hidung dan masing-masing perannya. 1. Kerangka hidung Anatomi pertama adalah kerangka hidung. Lubang hidung atau piriformis letaknya berada di tulang tengkorak dan mewakili garis tulang rongga hidung. Inilah yang menjadi awal saluran pernapasan. Ada pula piramida di kerangka hidung yang terdiri dari proses frontal rahang atas dan medial ke tulang hidung. Selain itu, terdapat tulang yang berfungsi sebagai jembatan keras pada bagian atas hidung. 2. Hidung bagian luar Dari luar, hidung memiliki dua lubang yang secara anatomi atau struktur disebut sebagai nares. Kedua lubang hidung dipisahkan oleh struktur yang terbuat dari tulang rawan septum. Secara keseluruhan, bagian luar hidung yang bentuknya terlihat seperti segitiga disebut sebagai meatus eksternal. Selain tulang rawan, meatus eksternal terdiri dari kulit dan jaringan lemak. Pada hidung bagian luar, ada pula otot yang berfungsi untuk membantu membentuk ekspresi wajah. 3. Rongga hidung Susunan rongga hidung manusia sebenarnya cukup kompleks. Bagian ini dimulai dengan bagian depan lubang hidung yang dinamakan vestibulum. Vestibulum adalah area lapisan sel yang bernama epitelium. Sementara itu, di belakangnya ada struktur yang bernama concha nasalis atau turbinate. Di atasnya ada area olfaktori yang berfungsi dalam proses penciuman. Area ini adalah satu-satunya bagian yang tidak berperan dalam proses pernapasan. Rongga hidung memiliki bulu hidung yang berfungsi sebagai penyaring udara untuk membantu menghilangkan kotoran dan partikel. Selaput lendir dan rambut halus pada hidung sama-sama berfungsi melindungi hidung dari kotoran dan bakteri dengan cara menyaringnya terlebih dahulu. Selanjutnya, di area rongga hidung paling belakang terdapat nasofaring yang berfungsi menghubungkan hidung dengan mulut. Di dalamnya ada semacam saluran pengait hidung dan mulut ke telinga bagian tengah. 4. Membran mukosa Membran mukosa adalah bagian yang melapisi sebagian besar area rongga hidung. Lapisan selaput lendir ini berfungsi untuk membuat udara menjadi lebih lembap dan hangat. Selain itu, lapisan membran mukosa berfungsi untuk menyaring udara saat Anda bernapas dengan tepat. Proses ini memungkinkan udara yang masuk ke paru-paru dalam keadaan bersih dan siap diedarkan ke seluruh tubuh. 5. Lubang sinus Libang sinus adalah salah satu bagian dari struktur rongga hidung yang terdiri dari empat jenis. Lubang ini berfungsi untuk meringankan beban di tengkorak kepala sehingga tidak terlalu berat. Berikut adalah penjelasan terkait lubang-lubang tersebut. Sinus etmoidal, terletak di area dekat batang hidung. Sinus ini sudah muncul sejak lahir dan akan terus berkembang. Sinus maksila, berada di area dekat pipi dan sudah muncul sejak awal lahir. Sama seperti sinus etmoidal, sinus maksila juga akan terus berkembang. Sinus frontalis, berada di area dahi. Berbeda dari dua sinus sebelumnya, sinus ini tidak muncul sejak awal kelahiran dan baru terbentuk pada usia sekitar tujuh tahun. Sinus sfenoidal, terletak paling dalam dibanding sinus lainnya, sinus sfenoidal tersembunyi di balik rongga hidung. Lubang ini biasanya baru terbentuk saat memasuki usia remaja. BACA JUGA 10 Fakta Unik Tentang Bentuk Hidung Manusia yang Tak Orang Tahu Cara menjaga kesehatan hidung Selain mengenal bagian-bagian hidung manusia, Anda juga perlu memahami bagaimana cara merawat kesehatan organ pernapasan ini. Berikut adalah sejumlah kebiasaan atau cara untuk menjaga kesehatan hidung. Tutup mulut saat bersin atau batuk Hindari kebiasaan menyentuh wajah atau hidung dengan tangan Mencuci tangan sebelum atau sesudah menyentuh hidung Hindari asap rokok, asap kendaraan, dan asap polusi lainnya Hindari pemicu alergi, terutama jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap debu, bulu hewan, dan jamur Bersihkan pendingin ruangan secara teratur Gunakan humidifier untuk menjaga kelembapan udara Cukupi kebutuhan cairan Jagalah kebersihan rumah untuk mengurangi debu dan alergen yang mungkin Anda hirup Hindari mencabut bulu hidung karena bulu ini memiliki fungsi untuk menyaring kotoran. Punya pertanyaan lain seputar hidung dan penyakitnya? Tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
bagian yang tidak di dalam